Fakta dan Opini di Dunia Digital
Membedakan informasi faktual dari opini dalam konten digital untuk menjadi pengguna internet yang kritis dan bertanggung jawab.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, murid mampu:
- Membedakan antara fakta dan opini dalam berbagai konten digital
- Mengidentifikasi karakteristik informasi faktual dan opini di media sosial
- Menerapkan strategi verifikasi untuk membedakan fakta dan opini
- Membuat konten digital yang memisahkan dengan jelas antara fakta dan opini
- Bersikap kritis terhadap informasi yang diterima di dunia digital
Kompetensi Dasar
Menerapkan kemampuan berpikir komputasional dalam menganalisis informasi dan menyelesaikan masalah terkait fakta dan opini di dunia digital.
Indikator Keberhasilan
Murid dapat menganalisis 5 contoh konten digital dan mengklasifikasikannya sebagai fakta atau opini dengan ketepatan minimal 80%.
Apersepsi: Problem Based Learning
Scenario Problem
Bayangkan kamu sedang browsing di media sosial dan menemukan postingan berikut:
"PERINGATAN! Aplikasi TikTalk diketahui mencuri data pribadi pengguna dan menjualnya ke pihak ketiga. Sudah ada 1 juta kasus kebocoran data akibat aplikasi ini. Sebaiknya hapus aplikasi ini dari ponselmu sekarang juga!"
- Postingan viral di media sosial dengan 50K likes dan 10K shares
Postingan ini langsung membuatmu khawatir karena kamu dan banyak temanmu menggunakan aplikasi tersebut.
Pertanyaan Pemantik
1. Identifikasi Informasi
Bagian mana dari postingan tersebut yang merupakan fakta dan mana yang opini? Jelaskan alasanmu.
2. Strategi Verifikasi
Apa yang akan kamu lakukan untuk memverifikasi kebenaran informasi dalam postingan tersebut?
3. Dampak Penyebaran
Apa dampak yang mungkin terjadi jika informasi ini ternyata tidak sepenuhnya benar?
4. Etika Digital
Bagaimana seharusnya kita menyikapi dan membagikan informasi seperti ini di dunia digital?
Konsep: Fakta dan Opini
Fakta
Fakta adalah pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya berdasarkan data, bukti, atau observasi yang objektif.
Ciri-ciri Fakta:
- Dapat diverifikasi kebenarannya
- Bersifat objektif (tidak dipengaruhi perasaan)
- Mengandung data yang spesifik (angka, tanggal, lokasi)
- Tidak mengandung penilaian pribadi
- Dapat diuji dan dibuktikan secara ilmiah
Contoh Fakta di Dunia Digital:
- Facebook memiliki 2,9 miliar pengguna aktif bulanan (data 2023)
- Indonesia memiliki 212,9 juta pengguna internet pada tahun 2023
- Aplikasi WhatsApp menggunakan enkripsi end-to-end untuk percakapan
Opini
Opini adalah pendapat, pandangan, atau penilaian pribadi yang bersifat subjektif dan tidak selalu dapat dibuktikan kebenarannya.
Ciri-ciri Opini:
- Bersifat subjektif (dipengaruhi perasaan/pandangan pribadi)
- Mengandung penilaian pribadi (baik/buruk, suka/tidak suka)
- Sering menggunakan kata: menurut saya, sebaiknya, mungkin, bisa jadi
- Tidak dapat dibuktikan sepenuhnya benar atau salah
- Dapat berbeda antara satu orang dengan lainnya
Contoh Opini di Dunia Digital:
- Menurut saya, Instagram lebih menarik daripada TikTok
- Facebook sebaiknya menghapus semua iklan politik
- YouTube Shorts adalah fitur terbaik yang pernah dibuat Google
Penerapan dalam Analisis Konten Digital
Dalam dunia digital, seringkali fakta dan opini bercampur. Kemampuan membedakan keduanya sangat penting untuk:
Melindungi Diri dari Hoaks
Mengidentifikasi informasi yang dapat dipercaya dan menghindari penyebaran informasi salah.
Mengambil Keputusan Tepat
Berdasarkan informasi faktual untuk keputusan penting seperti pembelian, voting, atau kepercayaan.
Berkomunikasi Efektif
Memisahkan fakta dan opini dalam diskusi untuk menghindari kesalahpahaman.
Aktivitas Interaktif: Klasifikasi Fakta dan Opini
Perhatikan pernyataan berikut dan tentukan apakah itu fakta atau opini:
Refleksi dan Latihan Soal
Latihan Soal
Soal 1: Analisis Konten Media Sosial
Perhatikan postingan media sosial berikut:
Manakah pernyataan yang BENAR tentang postingan di atas?
Soal 2: Ciri-ciri Fakta dan Opini
Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan ciri khas dari FAKTA (bukan opini)?
Soal 3: Strategi Verifikasi Informasi
Ketika menemukan informasi yang meragukan di media sosial, manakah tindakan PALING TEPAT yang harus dilakukan pertama kali?
Soal 4: Esai Analitis
Buatlah sebuah contoh konten media sosial (postingan) yang mengandung campuran fakta dan opini. Kemudian, analisislah dengan:
- Mengidentifikasi bagian mana yang fakta dan mana yang opini
- Menjelaskan alasan klasifikasi tersebut
- Memberikan saran perbaikan agar konten tersebut lebih informatif dan bertanggung jawab
Rangkuman Pembelajaran
Poin Penting Fakta:
- Dapat dibuktikan dengan data objektif
- Bersifat verifikasi dan tidak berubah oleh perasaan
- Pentinf untuk pengambilan keputusan yang tepat
Poin Penting Opini:
- Bersifat subjektif dan personal
- Menunjukkan pandangan atau preferensi pribadi
- Perlu dihormati meski berbeda dengan pandangan kita
Keterampilan yang Diasah:
Dalam pembelajaran ini, kamu telah mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan komputasional dalam mengevaluasi informasi di dunia digital. Teruslah praktikkan keterampilan ini dalam kehidupan sehari-hari!
Untuk menambah wawasan dalam memahami tema ini anda dapat tekan Memahami lebih mendalam fakta dan opini
Langkah Selanjutnya
Setelah memahami perbedaan fakta dan opini, pada pertemuan berikutnya kita akan membahas:
Verifikasi Informasi Digital
Teknik dan alat untuk memverifikasi kebenaran informasi di internet.
Membuat Konten Digital Bertanggung Jawab
Prinsip-prinsip etika dalam membuat dan menyebarkan konten digital.