Materi 01 : Struktur Data Tree
Juli 12, 2026Materi Pembelajaran · Informatika Kelas IX
Struktur Data Tree
Mengenal cara komputer menyimpan dan mengatur data yang tersusun secara berjenjang (hierarkis), seperti folder di komputer, struktur organisasi, hingga pohon keputusan.
🎯 Tujuan Pembelajaran
- Menjelaskan pengertian dan karakteristik struktur data Tree (pohon) sebagai representasi data hierarkis.
- Mengidentifikasi komponen-komponen struktur Tree (root, node, parent, child, leaf, edge).
- Menerapkan struktur Tree untuk merepresentasikan data hierarkis dalam kehidupan sehari-hari (struktur organisasi, sistem berkas/folder, silsilah keluarga).
- Merancang dan mempresentasikan proyek mini penerapan struktur Tree pada suatu permasalahan nyata.
Yuk, Pikirkan Dulu…
Pernahkah kalian membuka folder di komputer atau HP dan menemukan folder di dalam folder lagi? Bagaimana cara kalian menemukan file tertentu dengan cepat di antara banyak folder tersebut?
1 Mengenal Struktur Data Tree
Coba bayangkan sebuah pohon yang dibalik — akarnya berada di paling atas, kemudian bercabang ke bawah, hingga ke ranting dan daun paling ujung. Dalam dunia komputer, cara menyusun data yang berjenjang seperti inilah yang disebut Struktur Data Tree (struktur data pohon).
Struktur Data Tree adalah sekumpulan data yang tersusun secara hierarkis (berjenjang), di mana setiap data (disebut simpul atau node) dapat memiliki satu atau lebih data "anak" di bawahnya, tetapi hanya boleh memiliki satu data "induk" di atasnya — kecuali simpul paling atas yang tidak memiliki induk sama sekali.
Tahukah Kamu?
Struktur Tree bukan hanya konsep di pelajaran Informatika saja. Halaman web yang sedang kalian baca ini pun sebenarnya disusun sebagai Tree oleh browser, yang dikenal dengan istilah DOM Tree (Document Object Model)! Begitu juga dengan silsilah keluarga, struktur folder di laptop, dan cabang pertandingan olahraga sistem gugur — semuanya menggunakan prinsip Tree.
2 Komponen-Komponen Tree
Agar dapat membaca dan membuat diagram Tree dengan tepat, kalian perlu mengenal istilah-istilah penting berikut ini:
Latihan Mengenali Komponen
Perhatikan kembali diagram pada bagian sebelumnya (A, B, C, D, E, F). Bisakah kalian menjawab pertanyaan berikut sebelum melihat jawabannya?
| Pertanyaan | Jawaban |
|---|---|
| Siapakah root dari Tree tersebut? | A |
| Siapa saja yang menjadi parent dari D? | B |
| Siapa saja yang termasuk leaf? | D, E, F |
| Berapa height (tinggi) Tree tersebut? | 2 |
3 Jenis-Jenis Struktur Tree
A. Binary Tree (Pohon Biner)
Binary Tree adalah jenis Tree khusus di mana setiap node paling banyak memiliki dua anak, yang biasa disebut anak kiri (left child) dan anak kanan (right child).
B. Binary Search Tree (BST)
Binary Search Tree (BST) adalah Binary Tree khusus yang mengikuti aturan pengurutan berikut, sehingga pencarian data menjadi lebih cepat:
- Semua nilai pada anak kiri harus lebih kecil dari nilai induknya.
- Semua nilai pada anak kanan harus lebih besar dari nilai induknya.
- Aturan ini berlaku untuk setiap sub-tree (cabang), bukan hanya level pertama.
Contoh Proses Menyusun BST
Misalkan kita ingin memasukkan angka-angka berikut secara berurutan ke dalam BST: 8, 3, 10, 1, 6, 14, 4, 7.
- 8 dimasukkan pertama → menjadi root.
- 3 lebih kecil dari 8 → diletakkan di kiri 8.
- 10 lebih besar dari 8 → diletakkan di kanan 8.
- 1 lebih kecil dari 8, lebih kecil dari 3 → diletakkan di kiri 3.
- 6 lebih kecil dari 8, lebih besar dari 3 → diletakkan di kanan 3.
- 14 lebih besar dari 8, lebih besar dari 10 → diletakkan di kanan 10.
- 4 lebih kecil dari 8, lebih besar dari 3, lebih kecil dari 6 → diletakkan di kiri 6.
- 7 lebih kecil dari 8, lebih besar dari 3, lebih besar dari 6 → diletakkan di kanan 6.
Mengapa BST Membantu Pencarian Lebih Cepat?
Karena datanya sudah tersusun rapi (kiri selalu lebih kecil, kanan selalu lebih besar), komputer tidak perlu memeriksa satu per satu semua data dari awal. Cukup bandingkan dengan root, lalu tentukan akan mencari ke kiri atau ke kanan — mirip seperti cara kita menebak angka dalam permainan "lebih besar atau lebih kecil".
Perbandingan Tree, Binary Tree, dan BST
Tree (umum)
- Satu node boleh memiliki banyak anak.
- Tidak ada aturan urutan nilai.
- Contoh: struktur folder, struktur organisasi.
Binary Tree
- Maksimal 2 anak per node (kiri & kanan).
- Tidak wajib memiliki aturan urutan nilai.
- Menjadi dasar untuk struktur data lain seperti BST.
Binary Search Tree (BST)
- Maksimal 2 anak per node (kiri & kanan).
- Wajib mengikuti aturan: kiri < induk < kanan.
- Digunakan untuk mempercepat proses pencarian dan pengurutan data.
4 Penerapan Tree dalam Kehidupan Sehari-hari
Struktur Tree ternyata sangat sering kita temui, meskipun terkadang tidak kita sadari. Berikut tiga contoh penerapannya:
A. Sistem Berkas (File System) Komputer
B. Struktur Organisasi
C. Pohon Keputusan (Decision Tree)
✓ Rangkuman
Poin-Poin Penting
- Tree adalah struktur data hierarkis: setiap node punya 1 induk (kecuali root) dan boleh punya banyak anak.
- Istilah penting: root, node, parent, child, leaf, edge, level, height.
- Binary Tree membatasi setiap node maksimal 2 anak (kiri & kanan).
- Binary Search Tree (BST) menambahkan aturan: kiri < induk < kanan, sehingga pencarian data lebih cepat.
- Tree dipakai luas dalam kehidupan sehari-hari: folder komputer, struktur organisasi, dan pohon keputusan.
? Uji Pemahaman
Jawablah pertanyaan berikut untuk menguji pemahaman kalian. Klik salah satu pilihan jawaban!
1. Simpul paling atas pada sebuah Tree, yang tidak memiliki induk, disebut…
2. Node yang tidak memiliki anak sama sekali disebut…
3. Pada Binary Search Tree, jika induknya bernilai 10, maka anak sebelah kiri harus bernilai…
4. Berikut ini yang BUKAN merupakan contoh penerapan struktur Tree dalam kehidupan sehari-hari adalah…
5. Maksimal jumlah anak yang boleh dimiliki setiap node pada Binary Tree adalah…
✎ Proyek Mini
Merancang Struktur Tree untuk Permasalahan Nyata
Bersama kelompok (4–5 orang), rancanglah sebuah struktur Tree lengkap dengan root, node, parent, child, dan leaf yang sesuai, untuk salah satu tema berikut. Tuangkan hasilnya dalam bentuk diagram pada kertas plano atau aplikasi presentasi digital, lalu presentasikan di depan kelas.
Ingat: pastikan rancangan Tree kalian memiliki root tunggal dan hierarki yang jelas antara induk dan anak!